PROFIL

SEJARAH

Keberadaan LAZIS RS. Islam Jakarta Pondok Kopi (dahulu RS. Islam Jakarta Cabang Klender) berawal pada tahun 1989, pada waktu itu sebagai Pimpinan rumah sakit adalah Dr. Hj. Atikah M. Zaki. Ada dorongan kuat saat proses pembentukan LAZIS di RS. Islam Jakarta Pondok Kopi yaitu untuk memberikan santunan kepada anak-anak sekolah yang tidak mampu di sekitar RS. Islam Jakarta Pondok Kopi, karena pada saat itu dari kelompok non muslim berusaha keras untuk mempengaruhi para orang tua dan anak-anak yang tidak mampu dengan cara memberikan bantuan biaya sekolah. Hal ini dikhawatirkan terjadi pemurtadan, maka RS. Islam Jakarta Pondok Kopi berinisiatif segera melakukan koordinasi dengan pengurus majlis ta’lim dan masjid sekitar RS. Islam Jakarta Pondok kopi yang warganya mendapat bantuan biaya sekolah dari kelompok non Islam tersebut. Langkah ini merupakan wujud kongkrit dari da’wah bil hal RS. Islam Jakarta Pondok Kopi sebagai salah satu Amal Usaha Muhammadiyah di bidang kesehatan sebagai sarana dakwah persyarikatan.

Adapun majlis ta’lim dan masjid yang warganya terindikasi mendapat santunan berupa bantuan uang sekolah dari non muslim adalah majlis ta’lim Al-Iman dan masjid Al-Amin serta masjid Al-Amin, semuanya berada di daerah Bintara. Upaya pertama yang dilakukan adalah dengan membentuk tim kecil untuk melakukan koordinasi dengan majlis ta’lim dan masjid tersebut, adapun anggota tim saat itu adalah; Dr. Hj. Atikah M Zaki, Drg. Hj. Hariyati Rachmani, Dra. Sri Muti’ah, Hj. Bainar TS, dan Budi Fajrin. Selanjutnya secara rutin tim melakukan pertemuan dengan mereka guna membahas langkah-langkah dan tindak lanjut dalam upaya menangani masalah ini. Setelah beberapa kali mengadakan pertemuan akhirnya disepakati untuk selanjutnya memberikan santunan berupa bantuan biaya sekolah menjadi tanggungjawab rumah sakit, dan pihak mereka harus melakukan pembinaan keagamaan kepada masyarakat yang berada di wilayahnya khususnya anak-anak yang menjadi target pemurtadan dari kelompok non muslim. 

Untuk pelaksanaan pemberian santuan kepada anak sekolah dilakukan setiap bulan sekali dan diberikan di masjid atau majlis ta’lim tempat mereka berada secara bergiliran. Anak-anak yang mendapatkan saantunan dikumpulkan di masjid atau majlis ta’lim dengan didampingi oleh pengurus masjid atau majlis ta’limnya. Selanjutnya tim dari RS. Islam Jakarta Pondok Kopi selain membawa dan membagi uang santunan juga melakukan penyuluhan kesehatan dan perilaku hidup sehat kepada mereka dan pada momen tertentu juga memberikan perlengkapan kesehatan berupa sabun mandi, pasta gigi dan sikat gigi. 

Beberapa waktu kemudian, pemberian program santunan ini diperluas dengan bergabungnya masjid An-Nadwah, PKK Kelurahan Pondok Kopi dan keluarga santuan Aisyiyah Duren Sawit. Adapun bantuan biaya sekolah diberikan kepada siswa tingkat SD, SMP dan SMA, untuk siswa yang mendapatkan bantuan disebut anak asuh. Karena anak asuh berasal dari luar rumah sakit, maka disebut anak asuh eksternal karena dikemudian hari RS. Islam Jakarta Pondok Kopi juga memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak-anak pegawai dan ini disebut anak asuh internal.

Tahun 1994, saat Drs. HM. Natsir Bakri menjadi Direktur SDM & Binroh, terjadi perubahan yang cukup penting tentang keberadaan LAZIS di RS. Islam Jakarta Pondok Kopi yaitu dengan memformalkan kepengurusan melalui surat tugas Direksi sekaligus membuat rumusan tata kelola dan uraian tugas. Untuk pertama kali yang mennjadi ketua LAZIS RS. Islam Jakarta Pondok Kopi adalah Drg, Hj. Hariyati Rachmani. Setelah itu berturut-turut yang pernah menjabat sebagai ketua LAZIS adalah Budi Fajrin, Dr. H. Amir Syarifuddin lubis. Untuk selanjutnya acara ex officio, ketua LAZIS RS Islam Jakarta Pondok Kopi dijabat oleh Direktur SDI & Bindatra.

Setelah kepengurusan dikukuhkan secara formal dan telah memiliki program kerja, kegiatan LAZIS makin bertambah, yaitu selain menyantuni anak asuh eksternal juga membantu biaya pendidikan anak asuh internal (anak-anak pegawai yang dianggap layak menerima). Bedanya bantuan biaya pendidikan yang diberikan kepada anak asuh eksternal adalah setiap bulan, sedangkan pemberian santunan kepada anak asuh internal diberikan setiap pergantian tahun ajaran baru. Juga secara periodic LAZIS juga mengadakan pesantren kilat baik untuk anak asuh internal maupun anak asuh eksternal. Selain menyantuni dalam bidang pendidikan, LAZIS juga memberikan santunan bidang kesehtan, bentuk bantuannya adalah memberikan kartu sehat kepada para marbot masjid sekitar juga membantu pembiyaan rawat inap bagi pasien yang tidak mampu serta memberikan santunan kesehatan bagi pegawai yang dirawat.

HUBUNGI

  • Jalan Raya Pondok Kopi Jakarta Timur Jakarta Timur - 13460
  • (021) 29809000, 8630654, 8610471
  • (021) 8611101